inspirational diary


Life Begins at Forty

01 March 2018

Adella Usman
Head of Media & Digital Communication PT. Adira Dinamika Multi Finance

Life begins at forty. Jargon ini bisa menjadi motivasi bagi sebagian orang untuk ‘memulai’ kembali kehidupannya saat menginjak usia 40 tahun. Begitu juga dengan Adella Usman, walaupun kalimat ini sempat menghantuinya dan membuatnya khawatir. “Dari tahun lalu sudah mulai terpikir, apa ya rasanya berumur 40 tahun? Walaupun kata teman-teman yang sudah melewatinya sih biasa saja. Hahaha,” ungkap Adella sambil tertawa.

Meski ada rasa ragu, Adella tetap bahagia mensyukuri usia barunya tersebut. Wanita yang lahir di kota Möenchengladbach pada 18 Februari 1978 itu memilih merayakan ulang tahun ke-40 di negara kelahirannya, Jerman. “Karena aku lahir, kuliah, bahkan sempat bekerja di Jerman, makanya emotionally attached,” ujarnya. Lulusan Master of Arts in Intercultural Communication and European Studies, University of Applied Science, Fulda, Germany tersebut merasa negara Jerman telah menjadi rumah keduanya.

Setelah mendapatkan ilmu dan pengalaman kerja di Jerman, Adella kembali ke tanah air. Di Indonesia, wanita yang easy going ini sempat melakoni beberapa pekerjaan; beberapa tahun di bidang telekomunikasi, dan pernah juga menjadi publicist untuk promotor yang mendatangkan sejumlah artis internasional di antaranya Pitbull, Sum41, Boyz 2 Men, hingga BigBang dari Korea. “Saya hanya bantu kok, diajak teman. Istilahnya saat itu hanya side job, tapi memang menyenangkan dan pastinya menambah pengalaman,” ungkap Adella.

Saat ini, Adella bekerja di sebuah perusahaan multi finansial. “Kantor Adira Finance punya kultur yang sangat kuat. Kekeluargaan dan bond antar karyawan yang sangat kompak,” ujarnya dengan bangga. Yang tak kalah menyenangkan adalah berbagai aktivitas di luar jam kerja yang bisa dipilih oleh karyawan. “Ada zumba, yoga, band, dan yang aku ikuti namanya ‘7.45’ alias kegiatan berlari yang dilaksanakan pada pukul 7 malam selama 45 menit,” terang Adella.

Selain itu, pekerjaan Adella juga memberinya kesempatan untuk traveling. Awal tahun 2018, contohnya, dirinya menyambangi negeri ginseng alias Korea. “Di sana cuacanya sedang dingin sekali. Awalnya sering kedinginan, tapi ternyata selama di sana kulit wajahku jadi bagus, pori-pori mengecil, kelihatan mulus, tidak terlalu berminyak,” ungkap wanita yang hobi traveling tersebut. Diakui Adella, cuaca dingin di Korea saat itu sangat cocok dengan kondisi kulitnya. Hal ini agak berbeda dengan yang biasa dialaminya saat traveling ataupun business trip ke destinasi lain, terutama ke negara atau daerah tropis.    

Wanita yang telah setia merawat kulitnya di Erha sejak tahun 2014 ini memang sangat peduli dengan kondisi kulit dan penampilan. Apalagi, menurut Adella, pekerjaannya saat ini menuntutnya sering bertemu dengan mitra dan klien—sehingga dirinya harus bisa menjaga penampilan agar senantiasa terlihat fresh. Oleh sebab itu, Adella rajin merawat kulitnya dan berkonsultasi dengan Dr. Jessica di Erha Apothecary Grand Indonesia.

“Dokter Jessica itu sangat atentif dan komunikatif ya, jadi enak konsultasinya. Dia juga selalu memberi rekomendasi sesuai kebutuhan kulit. Justru kadang saya yang banyak permintaan dan si dokter menjelaskan apa yang saya perlu dan tidak perlukan,” papar Adella. Selain soal kualitas dokter yang menurutnya sangat baik, Adella juga memuji Erha dari sisi kenyamanan serta lokasi yang strategis. “Dulu pertama kali saya perawatan di Erha Senayan City, sekarang di GI karena lebih dekat dari kantor. Convinient karena Erha ada di mana-mana, terutama di mal. Tempatnya juga comfy, dan karena by appointment jadi tidak terlalu ramai,” ungkapnya.  

Dengan mempercayakan perawatan kulitnya pada Erha, Adella bisa lebih tenang menghadapi usia 40 tahun—yang pernah menjadi momok menakutkan di benaknya—dan tahun-tahun berikutnya. “I’m trying to embrace my ageing. Tetap menghargai smiling lines, misalnya, karena artinya saya banyak tersenyum dan menikmati hidup. Hehehe. Yang penting buat saya merawat kulit itu supaya kulit tetap moist dan tidak kelihatan lelah,” tutupnya.

Penulis: Sonya Tampubolon/ Photo : Riesma Pawestri