inspirational diary


Life Needs Balance

05 August 2015

Irma Yunita
VP Legal Telkomtelstra

Banyak orang menganggap pekerjaan di bidang hukum atau legal itu membosankan dan sangat serius. Ternyata anggapan tersebut tak sepenuhnya tepat. “Pekerjaan saya memang serius dan cukup stressful, tapi nggak membosankan kok. Kita dituntut untuk menemukan legal solution dalam berbagai situasi, setiap case selalu berbeda-beda,” ungkap Irma Yunita. Wanita lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia tersebut juga menyukai pekerjaannya sebagai Vice President Legal di sebuah perusahaan telekomunikasi karena dapat berinteraksi dengan banyak orang.

Sebelum menempati posisinya saat ini, Irma sempat bekerja sebagai pengacara di sebuah law firm. Diakui wanita bernama lengkap Maria Irma Yunita Ardhiyanti tersebut bahwa bekerja di law firm relatif lebih berat pressure-nya, terutama karena jam kerja yang cenderung long hours. “Beberapa kali saya terpaksa sampai harus menginap di kantor ketika menangani transaksi besar yang saat itu sudah mendekati deadline,” ungkap Irma. Untunglah pada saat itu Irma masih lajang. Ibu dari dua orang anak laki-laki itu kini lebih memilih bekerja dalam perusahaan (in-house) dengan jam kerja yang jelas, sehingga memungkinkan dirinya untuk memiliki waktu lebih banyak untuk quality time bersama keluarga maupun 'me-time' bagi dirinya sendiri.

Profesionalisme dan kerja keras Irma dalam kariernya tak perlu diragukan lagi. Salah satu buktinya adalah saat tahun 2014 lalu ia menjadi nominasi In-House Counsel of The Year dalam ajang penghargaan bergengsi Asian Legal Business (ALB) Law Awards oleh Thomson Reuters. Meski begitu, karier bukan segalanya bagi wanita kelahiran 2 Juni 1978 ini. Di antara padatnya jadwal pekerjaan, Irma menyempatkan diri untuk mengerjakan hal-hal lain; seperti rutin berlatih yoga, power swing, menghabiskan waktu di gym sepulang kantor, serta melakukan perawatan kulit di erhaclinic.

“Saya juga suka traveling, minimal sekali dalam setahun,” ungkap Irma yang hobi menyanyi dan memasak ini. Baginya, traveling sangat penting sebagai penyeimbang dari working life yang stressful. Ketika ditanya perihal traveling essentials yang harus selalu dibawa kala bepergian, persediaan obat-obatan adalah yang pertama disebutkan. “Terutama medication supplies standar untuk anak-anak,” ucapnya. Selain itu, facial wash dan berbagai krim perawatan wajah pun tak kalah penting untuk dibawa saat bepergian. Irma yang rajin mengkonsultasikan kesehatan kulitnya pada dr. Dharma Hananta di Erha Apothecary Mall Kota Kasablanka tersebut sadar betul bahwa yang namanya skin care akan berhasil bila dilakukan secara rutin dan konsisten.

Irma mengakui, dirinya dulu sempat mengabaikan perawatan kulit—dan lebih memilih bereksplorasi dengan makeup—karena enggan melakukan berbagai ritual skin care. Akan tetapi ketika ia mulai melakukan perawatan kulit secara rutin dan konsisten, perubahan positif yang cukup signifikan segera terlihat. Bukan hanya dirinya sendiri, orang lain di sekitarnya pun notice terhadap perubahan yang terjadi pada kulit wajahnya. Sejak saat itu, Irma yang memfavoritkan produk facial wash ACSBP dan juga treatment peeling ini memilih untuk setia pada erha. “Produknya bagus, pelayanannya serius dan engaging, pokoknya menurut saya erhaclinic itu end-to-end service,” ujarnya. Irma sangat menghargai kualitas erha yang menurutnya sebanding dengan harganya.

Penulis: Sonya Tampubolon/ Photo : Riesma Pawestri